zaki rohmatulloh 0 points Saldo Rp 0 Edit Profile Pesan Log Out ACCOUNT Tambahkan meta tag dibawah ini ke halaman blog/website anda
Berita

4 Kunci Sukses Di Facebook Ads

Summary

Kalau Anda saat ini belum pernah menggunakan Facebook Ads atau sudah pernah beriklan tapi belum juga menunjukkan hasil yang signifikan, maka Anda sudah berada di halaman yang tepat karena saya berencana sharing tentang kunci sukses apa saja (tidak cuma satu, […]

Kalau Anda saat ini belum pernah menggunakan Facebook Ads atau sudah pernah beriklan tapi belum juga menunjukkan hasil yang signifikan, maka Anda sudah berada di halaman yang tepat karena saya berencana sharing tentang kunci sukses apa saja (tidak cuma satu, tapi empat kunci sukses) yang betul-betul sangat perlu Anda perhatikan kalau Anda ingin mencapai omset yang luar biasa dengan menggunakan Facebook Ads.

Apa yang saya sharingkan ini adalah {100|one hundred|a hundred}% hasil testing saya (baik dan buruknya) mulai dari tahun 2009 s/d hari ini menggunakan Facebook Ads untuk usaha {online|on-line} saya. Jadi besar harapan saya artikel ini akan bermanfaat untuk Anda semua.

{4|four} Kunci Sukses Facebook Advertising

Berdasarkan pengalaman pribadi saya selama ini, saya menyimpulkan ada {4|four} kunci yang benar – benar harus Anda kuasai ketika ingin beriklan dengan Facebook Ads.

Tanpa memahami makna {4|four} kunci ini, maka saya cukup yakin bahwa anda hanya akan membuang lebih banyak uang untuk beriklan tanpa hasil yang memuaskan

Lalu apa saja {4|four} kunci sukses beriklan di {facebook|fb}..???

1. Pahami Karakter Target Audience Anda
2. Bagaimana Membuat Iklan Yang Menarik Untuk Target Audience
{3|three}. Manfaatkan Fitur – Fitur Facebook Ads Yang Canggih
{4|four}. Bagaimana Cara Mengkonversi Yang Tepat

Saya akan bahas satu persatu agar anda mendapatkan penjelasan yang lebih {detail|element}.

1. Pahami Karakter Target Audience Anda

Salah satu fitur istimewa dari Facebook Ads adalah kemampuannya untuk membidik {target audience|audience|target market} dengan sangat spesifik, berdasarkan demography, geography, timing, behaviour, dan connection.

* Demography: usia, jenis kelamin
* Geography: lokasi (negara, kota besar, jangkauan mil)
* Timing: hari dan jam berapa iklan anda aktif
* Behaviour: pengguna {mobile|cellular|cell}, {tablet|pill}, smartphone, wifi {based|based mostly|primarily based}, digital marketer, dsb
* Connection: membidik teman – temannya dari {fans|followers} anda / tidak membidiknya

Oleh karena itu, sebelum Anda mulai beriklan… pastikan dulu bahwa Anda sudah benar-benar kenal karakter dari {target audience|audience|target market} yang ingin Anda targetkan.

Apa yang dimaksud dengan karakter {target audience|audience|target market} Anda?

Saya langsung berikan contoh ya agar lebih jelas, hehe…

Misalkan: saya ingin beriklan untuk jasa pembuatan jas pengantin pria untuk calon pengantin, harga pembuatan jas nya berkisar Rp {8|eight} – 25 juta per set dan lokasi workshop saya ada di Jakarta dan Bandung.

Berdasarkan bisnis saya diatas, maka saya dapat membuat sebuah deskripsi tentang karakter {audience|viewers} yang ingin saya bidik di Facebook sebagai berikut:

* Usia: 25 – 35 thn
* Gender: laki – laki
* Lokasi: Jakarta dan Bandung
* Interest: bridal, {wedding|wedding ceremony|marriage ceremony}, {wedding|wedding ceremony|marriage ceremony} {magazine|journal}, {wedding|wedding ceremony|marriage ceremony} {photography|images|pictures}, {wedding|wedding ceremony|marriage ceremony} ring
* Connection: teman – teman nya dari Fans Page Anda
* Behaviour: pengguna {mobile|cellular|cell}, yang pakai smartphone berbasis IOS saja

Untuk dapat mengetahui lebih jelas seperti apa karakter {target audience|audience|target market} ini, memang seringkali Anda harus melakukan riset terlebih dahulu.

Biasanya yang saya lakukan adalah saya {browsing|shopping|searching} ke {website|web site}-{website|web site} kompetitor untuk membaca konten-konten di dalamnya dan berusaha untuk mengenali lebih dalam dunia tersebut.

Pertanyaan-pertanyaan yang biasanya muncul di benak saya ketika saya sedang melakukan riset {target audience|audience|target market} adalah:

* Target {audience|viewers} kita itu biasanya tertariknya dengan hal apa saja ya?
* Secara usia dan jenis kelamin, mereka itu seperti apa?
* Website apa saja yang sering mereka kunjungi ketika tertarik dengan produk saya?
* Topik diskusi apa yang masih berhubungan erat dengan produk yang saya jual?
* Kebiasaan mereka sehari-harinya ngapain saja ya di {online|on-line}?
* Apa saja profesi / pekerjaan mereka?
* Barang apalagi yang mereka butuhkan sebagai pelengkap produk saya?

Dari pertanyaan – pertanyaan diatas, Anda akan mendapatkan gambaran lebih luas tentang {target audience|audience|target market} Anda sehingga ketika memasang iklan, Anda dapat membidik jangkauan yang cukup spesifik. Hal ini penting untuk menghemat biaya beriklan Anda.

Lalu pertanyaan selanjutnya, apakah ada {tool|device|software} yang dapat Anda gunakan untuk melakukan riset terhadap {target audience|audience|target market} Anda? Kalau bisa {gratis|free of charge} & handal hehehe…

Kabar baik untuk Anda adalah jawabannya ADA!! 🙂

Ada {tool|device|software} {gratis|free of charge} dan handal yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan informasi tentang {target audience|audience|target market} ini yang akan jelaskan berikut ini.

Jadi ketika ingin mengetahui karakter {audience|viewers} yang ingin saya bidik, biasanya saya mengamati {website|web site} kompetitor yang menjual produk yang identik dengan produk yang saya jual.

Misalkan Anda ingin menjual barang-barang kebutuhan bayi, seperti susu, botol susu, alat perlengkapan bayi, mainan edukasi bayi dan seterusnya maka Anda perlu cari tahu {website|web site} lain yang sudah terlebih dahulu menjalankan bisnis tersebut di {online|on-line}, seperti

Dengan mengetahui seperti apa orang – orang yang mengunjungi {website|web site} Bilna.com, maka Anda akan mendapat gambaran lebih jelas tentang karakter {target audience|audience|target market} yang identik dengan yang akan Anda bidik.

Salah satu cara mengetahuinya adalah dengan menggunakan {tool|device|software} yang bernama Google Display Planner (GDP). Tool ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas kepada kita tentang karakter orang-orang yang mengunjungi sebuah {website|web site} tertentu.

Walaupun hasil yang ditampilkan tidak bisa dijadikan pedoman {100|one hundred|a hundred}% tapi dari sini Anda sudah dapat gambaran yang lebih spesifik dan bisa Anda jadikan salah satu acuan untuk membidik {target audience|audience|target market} anda.

Untuk lebih jelasnya, saya berikan langkah – langkahnya sebagai berikut:

1. Buka akun Google Adwords Anda di

Bagi Anda yang belum memiliki akun adwords, silahkan lakukan registrasi terlebih dahulu seperti biasa ({gratis|free of charge}).

1. Klik menu “Tools” dan pilih “Display Planner”

1. Masukkan nama {website|web site} kompetitor anda di kolom “Your {customer|buyer} are {interested in|thinking about|excited about}”

1. Pilih lokasi “Indonesia” dan atur bahasanya ke “English & Indonesia” karena cukup banyak orang Indonesia yang menggunakan settingan Bahasa Inggris di akun google nya

1. Lalu akan muncul tampilan seperti di gambar berikut ini

Dari gambar diatas, Anda bisa mendapatkan banyak {insight|perception} atau petunjuk tentang karakter orang-orang yang mengunjungi {website|web site} kompetitor anda, dalam contoh ini adalah orang – orang yang mengunjungi {website|web site} bilna.com

Anda bisa lihat {data|knowledge|information} – {data|knowledge|information} mulai dari kelompok usia, jenis kelamin dan juga darimana mereka biasanya mengakses {web|net|internet} tersebut, sebagai contoh diatas kebanyakan adalah pria, usia 18 – 34 tahun dan lebih banyak mengakses {via|by way of|through} {mobile|cellular|cell} dibandingkan desktop / PC.

Hal ini mungkin berbeda dari apa yang sebelumnya Anda pikirkan dimana kita biasanya berpikir bahwa yang mengakses {website|web site} kebutuhan {baby|child} pastilah kebanyakan wanita.

Tapi dengan melihat {data|knowledge|information} diatas Anda jadi dapat {insight|perception} baru ternyata ada kemungkinan Anda dapat membidik pria juga yang artinya suami – suami dari istri yang memiliki anak ternyata juga mengakses {web|net|internet} tersebut.

Selain demografi, Anda juga dapat lihat {data|knowledge|information} lainnya seperti {website|web site} lain apalagi yang suka dikunjungi oleh orang – orang tersebut (klik menu “placements”) dan juga topik – topik apa saja yang masih berhubungan dengan {website|web site} tersebut (klik menu “{topic|matter|subject}”).

Memang {data|knowledge|information} diatas tidak {100|one hundred|a hundred}% dapat dijadikan pedoman utama karena kalau Anda perhatikan masih ada {data|knowledge|information} – {data|knowledge|information} yang statusnya “unknown” yaitu ada sejumlah {data|knowledge|information} yang belum didapatkan oleh google, karena {data|knowledge|information} yang diberikan oleh google ini adalah {data|knowledge|information} yang didapat ketika seseorang {browsing|shopping|searching} dengan kondisi akun googlenya aktif (login ke gmail).

Setelah mengetahui cara pakai google {display|show} planner, mungkin beberapa dari Anda bertanya:

> Pak… GDP itu kan dipakai ketika saya sudah tahu nama {website|web site} kompetitor nya kita apa, nah… bagaimana saya tahu apa saja {website|web site} kompetitor di indonesia misalkan?

Cara yang paling mudah adalah Anda ketikkan saja kata kunci yang berhubungan dengan produk yang akan anda jual di google.co.iddan lihat apa saja nama {website|web site} yang muncul di halaman pertama.

Cara lainnya adalah Anda bisa gunakan {tool|device|software} {online|on-line} ({website|web site} {based|based mostly|primarily based}) bernama Anda masukkan salah satu nama {website|web site} kompetitor (misalkan bilna.com) & {tool|device|software} ini akan memberitahukan Anda apa saja nama – nama {website|web site} lainnya yang identik dengan nama {website|web site} yang baru saja Anda masukkan.

Selain itu, {tool|device|software} ini dapat menginformasikan {interest|curiosity} dari para pengunjung {website|web site} tersebut juga seperti gambar dibawah ini. Saya sarankan Anda untuk praktek {tool|device|software} ini untuk mendapat gambaran lebih jelasnya.

2. Bagaimana Membuat Iklan Yang Menarik Untuk Target Audience
Memahami format iklan yang Anda buat amatlah penting. Seperti yang Anda ketahui bahwa secara garis besar, format iklan yang kita pasang di {facebook|fb} terdiri dari 2 komponen utama, yaitu:

Dua komponen (teks dan gambar) inilah yang akan paling terlihat di {facebook|fb} orang lain ketika iklan Anda tayang dan ini sangat menentukan performa iklan Anda.

Bayangkan kalau Anda beriklan hanya dengan menuliskan kata-kata biasa yang bersifat jualan dan gambar seadanya (mungkin karena Anda tidak dpat mengedit foto) hampir dapat dipastikan respon dari {target audience|audience|target market} Anda akan sangat rendah dan inilah yang kebanyakan terjadi pada kenyataannya.

Oleh karena itu bila Anda mampu membuat iklan yang powerfull (strategi gambar + teks), maka iklan Anda akan dilihat & diklik oleh semakin banyak orang yang melihatnya bahkan Anda bisa mendapatkan efek viral dari iklan tersebut kalau Anda bisa mempadukan kombinasi teks dan gambar yang sangat menarik

Salah satu {tool|device|software} yang dapat Anda gunakan untuk membuat gambar dengan mudah adalah Silahkan anda registrasi {gratis|free of charge} disana dan bereksplorasi dengan fitur – fitur yang telah disediakan seperti template – template gambar yang sudah {ready|prepared}.

{3|three}. Manfaatkan Fitur – Fitur Facebook Ads Yang Canggih
Sejak berdiri sampai hari ini, Facebook selalu mengalami perubahan dan terus memperbaiki semua fiturnya mulai dari interface yang semakin mudah digunakan, sampai dengan fitur – fitur Facebook Ads yang semakin canggih.

Seperti yang Anda ketahui bahwa salah satu sumber {income|revenue|earnings} terbesar {facebook|fb} sampai saat ini adalah melalui Facebook Advertising-nya. Hal ini tentu membuat Facebook secara konsisten melakukan pengembangan untuk fitur {advertising|promoting} tersebut.

Fitur – fitur {advertising|promoting} terbaru dari {facebook|fb}, adalah:

Custom Audience

Apabila Anda memiliki database seperti {email|e-mail|e mail} dari {customer|buyer} Anda sebelumnya, maka dengan menggunakan {custom|customized} {audience|viewers} yaitu Anda dapat memasukkan {list|listing|record} {email|e-mail|e mail} tersebut ke dalam Facebook dan Facebook akan mendeteksi siapa saja dari database tersebut yang memiliki akun Facebook.

Sehingga hal ini memungkinkan Anda membidik {target audience|audience|target market} mereka yang ada di {list|listing|record} {email|e-mail|e mail} Anda dan aktif di {facebook|fb}.

Retargeting

Anda sebagai advertiser atau pemasang iklan dapat membidik ulang orang – orang yang telah mengunjungi {website|web site} Anda, sehingga setelah mereka mengunjungi {website|web site} Anda dan masuk ke Facebook maka mereka akan melihat iklan Anda di {facebook|fb}.

Fitur seperti ini dinamakan retargeting. Itu sebabnya Anda pasti pernah merasa heran kenapa kok setelah datang ke {website|web site} A, kok jadi sering lihat iklan perusahaan A. Itulah fitur Retargeting yang sedang bekerja 🙂

Conversion Tracking

Dengan fitur conversion {tracking|monitoring}, Anda dapat mengetahui berapa banyak jumlah orang yang membeli produk Anda dengan cara memasukannya ke keranjang belanja di {website|web site} Anda.

Atau Anda mau mengetahui jumlah orang yang mengisi formulir yang telah disediakan sehingga Anda tahu seberapa efektif iklan Anda. Inilah fungsi fitur Conversion Tracking.

Lookalike Audience

Fitur terbaru ini mampu menciptakan {target audience|audience|target market} baru yang memiliki kemiripan karakter dengan {audience|viewers} lama Anda.

Jadi misalkan Anda sudah memiliki {data|knowledge|information} seperti {list|listing|record} {email|e-mail|e mail} {customer|buyer} dan banyak {fans|followers} di {page|web page} Anda maka Anda dapat langsung menciptakan kelompok {target audience|audience|target market} baru secara otomatis & menggunakannya sebagai {target audience|audience|target market} di iklan baru Anda.

Jadi bisa Anda lihat, apabila Anda mengerti kegunaan masing-masing fitur diatas dan strategi optimasinya, Anda akan mendapatkan calon {customer|buyer} yang jauh lebih berkualitas di Facebook dan tentu saja membantu Anda untuk mencapai omset penjualan yang lebih tinggi.

{4|four}. Bagaimana Cara Mengkonversi Yang Tepat
Setelah iklan Anda berjalan, biasanya Anda mulai mendapatkan cukup banyak orang yang melihat dan merespon iklan anda. Pada tahap ini Anda harus memahami bagaimana cara agar orang – orang yang merespon iklan Anda ini pada akhirnya menjadi tertarik dan membeli produk Anda.

Hal inilah yang saya namakan sebagai cara untuk “mengkonversi” calon {customer|buyer} menjadi {customer|buyer} loyal anda untuk seterusnya.

Sebagai contoh, saya memiliki pengalaman pribadi dimana saya menjual produk fisik dengan mengandalkan FB Ads sebagai satu – satunya channel {marketing|advertising|advertising}.

Pada awalnya saya senang karena banyak orang yang lihat iklan saya, masuk ke BBM / WA dan bertanya – tanya tentang harga, spek produk dan sebagainya. Tapi berjalan {3|three} – 5 hari saya malah jadi frustasi karena yang tanya itu banyak (add pin BBM 20 – 30 perhari) tapi kalau bicara penjualan itu nol besar.

Sejak saat itu saya terus mencari tahu sebenarnya masalah itu terletak di bagian mana dan ternyata kemampuan dari staf CS yang kita pekerjakan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap konversi penjualan. Untuk poin yang satu ini, banyak orang seringkali menganggap enteng. Mereka biasanya berpikir bahwa dengan {hire|rent} staf CS untuk membalas setiap pertanyaan dari {customer|buyer} saja sudah cukup.

Pada kenyataannya hal itu masih jauh dari cukup kalau Anda benar – benar ingin mendapatkan penjualan yang luar biasa. Apalagi ketika kita bandingkan antara {online|on-line} dan offline, ternyata staf CS untuk mengurus usaha {online|on-line} itu jauh lebih kompleks daripada {hire|rent} tenaga CS untuk mengurus usaha offline.

Mengapa demikian?

Karena kalau staf CS offline bekerja, kita sebagai pengawas dapat melihat dengan mata secara langsung kinerjanya di lapangan. Apakah ucapannya sopan, sudah tepat atau ada yang kurang.

Tapi kalau staf CS {online|on-line} tiap hari kerjanya adalah chatting di BBM / WA sehingga lebih sulit memantau apa saja yang ditulis di bbm antara CS kita dengan calon {customer|buyer}.

Oleh karena itu, saya mencoba memberikan beberapa {tips|ideas|suggestions} kepada Anda agar penjualan Anda lebih {optimal|optimum}, yaitu:

Interview calon {customer service|customer support} (CS) yang tepat

Ketika Anda interview, pastikan Anda memperhatikan lokasi tinggal si CS dan jarak tempuh dari rumah dia ke kantor Anda. Stamina yang lemah sangat mengganggu performa CS Anda di kantor seharian

Background pendidikan & pengalaman kerja perlu ditanyakan lebih jauh & minta agar dia mempraktekkan langsung cara melayani {customer|buyer} yang semestinya, untuk melihat sejauh mana kemampuan si CS.

Lihat juga kepribadiannya CS, sebaiknya pilih CS yang suka berbicara agar dia tidak merasa lelah ketika harus banyak {handle|deal with} banyak {customer|buyer}.

Prioritaskan {customer|buyer} yang tepat

Ketika {customer|buyer} Anda sudah mulai banyak yang bertanya, Anda harus dapat memprioritaskan calon {customer|buyer} yang tepat sehingga dapat terjadi penjualan dalam waktu yang lebih cepat, tanpa harus menambah banyak – banyak CS lagi.

Kuasai product {knowledge|information|data}

Ini mutlak harus dikuasai oleh CS Anda, oleh karena itu pastikan {skill|talent|ability} CS Anda sesuai & lebih baik lagi kalau memang si CS ada {passion|ardour} dengan produk yang akan dijualnya.

Inisiatif & cepat

Respon yang cepat dan memuaskan akan sangat membantu percepatan penjualan saat ini dan untuk jangka panjang karena pada dasarnya kita sebagai {customer|buyer} sangat suka diprioritaskan dan diperhatikan.

Disamping beberapa {tips|ideas|suggestions} diatas, Anda juga harus memahami bahwa Anda perlu melakukan testing pada tahap awal beriklan untuk melihat tipe iklan seperti apa yang ternyata bekerja dengan baik terhadap {target audience|audience|target market} kita.

Kebanyakan orang yang saya perhatikan, mereka menjalankan Facebook Ads secara {general|common|basic} {targeting|concentrating on|focusing on} dan ketika berjalan {3|three} – 5 hari tidak ada penjualan, maka mereka {stop|cease} beriklan dan mengklaim bahwa Facebook tidak efektif untuk channel {marketing|advertising|advertising}. Hal seperti ini tentu tidak tepat apabila Anda ingin benar – benar mendapatkan hasil yang maksimal dari Facebook Ads.

Jadi itulah rangkuman {4|four} kunci sukses beriklan di FB Ads dari pengalaman saya selama ini, yaitu:

1. Pahami Karakter Target Audience Anda
2. Bagaimana Membuat Iklan Yang Menarik Untuk Target Audience
{3|three}. Manfaatkan Fitur – Fitur Facebook Ads Yang Canggih
{4|four}. Bagaimana Cara Mengkonversi Yang Tepat

Tentu saja masing – masing kunci diatas ada banyak detil yang harus dipelajari dan diperdalam lagi untuk memperoleh hasil yang maksimal. Dengan terus berlatih dan berjalannya waktu, Anda akan mulai mengenali metode yang tepat sasaran dengan Facebook Ads.

Semoga dengan adanya artikel ini dapat memberikan Anda wawasan yang lebih terbuka akan Facebook Ads, bahwa bukan masalah Facebook itu channel yang efektif atau tidak efektif untuk beriklan tapi justru lebih kepada apakah Anda tahu cara membuat iklan Facebook yang efektif atau tidak.

> “Everything Can Works When You Know How to Steering It”

Sebelum mengakhiri artikel ini, saya ingin sampaikan satu hal penting. Berdasarkan pengalaman saya sebagai tim asistensi/mentoring banyak kali di workshop MilyarderTokoOnline.com, saya sering mendapat pertanyaan dari peserta dimana mereka ingin sekali mengetahui lebih dalam dan terperinci tentang Facebook Ads ini.

Oleh karena itu, saya bersama tim BBI berencana membuat sebuah materi video yang menjelaskan tentang Facebook Marketing dengan lebih mendetail.

Jadi ada dua pertanyaan (anggap saja kuesioner) yang saya ingin {feedback|suggestions} Anda yaitu:

Apakah Anda ingin tahu lebih banyak? Kalau iya, maka tolong tinggalkan komentar dibawah ini ya agar saya mengetahui seberapa banyak ketertarikan Anda dengan Facebook Ads.

Atau apakah Anda mengalami kesulitan selama beriklan di Facebook? Sampaikan saja di kolom komentar di bawah ini dan saya akan berusaha menjawab pertanyaan Anda pada video yang akan saya buatkan selanjutnya.

Akhir kata, terima kasih karena Anda telah membaca hingga akhir artikel ini. Semoga artikel ini memberikan manfaat yang besar buat Anda.